NEGARA MAJU DAN DAMPAK KERUSAKAN EKOSISTEM ALAMNEGARA MAJU DAN DAMPAK KERUSAKAN EKOSISTEM ALAM

Keberadaan sebagian besar negara maju merupakan negara yang bertopang pada sistem industri yang kurang memiliki potensi sumber daya alamnya, namun kapabilitas dan kredibilitasnya ternyata mampu mengolah sistem sumber daya alam mentah menjadi barang jadi. Dalam praktiknya seringkali negara maju mengeksploitasi negara-negara berkembang dan miskin yang pada beberapa kasus menimbulkan rusaknya alam di negara-negara berkembang dan miskin di berbagai belahan dunia.
Dalam era globalisasi terjadi kecenderungan bagi negara-negara industri maju untuk mengeksploitasi sumber daya alam negara-negara berkembang.Sebagian besar kelompok negara-negara maju ini menjalankan ekplorasi kepentingannya di negara berkembang malalui perusahaan multinasional (multinational corporations), sistem mekanisme investasi langsung (foreign direct investment) dan sistem perdagangan internasional.
Keberadaan perkembangan nilai-nilai kapitalisme-liberalisme, yang berada dalam selubung investasi asing dan perusahaan multinasional memang mempunyai peranan yang vital bagi output perekonomian dunia. Pada akhir tahun 2004, jumlah lalu-lintas FDI negara-negara maju terhadap negara berkembang mencapai 573.2 milyar US Dollar.
Dominasi liberalisme dan kapitalisme Negara-negara industri maju yang terealisasi melalui FDI dan MNC di membuat posisi tawar Negara-negara berkembang menjadi relatif lemah. Bahkan tidak jarang Negara-negaar maju bebas menguasai sumber daya alam Negara-negara berkembang dunia secara besar-besaran karena Negara berkembang yang bersangkutan telah terlilit hutang sehingga harus mentaati butir-butir kesepakatan yang didominasi oleh kepentingan Negara maju, antara lain melalui Lembaga Moneter Internasional (IMF, International Monetary Fund) dan Bank Dunia (World Bank). Jika dikaitkan dengan keikutsertaan Indonesia dalam meratifikasi Protokol Kyoto maka hal ini akan membangun sikap kebersamaan bagi komunitas Negara-negara berkembang untuk melawan dominasi neo-liberalisme dan neo-kapitalisme negara-negara maju. melawan dominasi negara-negara industri maju yang seringkali mengekploitasi secara besar-besaran sumber daya alam di Negara-negara berkembang.

Sumber: “Strategi Menarik Penanaman Modal Asing dan Dampaknya Bagi Pembangunan Nasional”, http://www.bussinessenvironment.com, diakses pada 30 agustus 2007


image from: google.com, saft7.com



:::Email::: forumskripsi@gmail.com :::Yahoo id::: ForumSkripsi.com :::Contact Person::: diskusiskripsi