PERKEMBANGAN IPTEK dan Glogal WARMINGPERKEMBANGAN IPTEK dan Glogal WARMING
Perkembangan IPTEK (Ilmu Pengetahuan dan Teknologi) dewasa ini telah memberikan sumbangsih besar pada kehidupan manusia. Peradaban pun telah mengandalkan kemajuan ini untuk mencapai modernisasi. Kemajuan yang terjadi setelah Perang Dingin telah menyebabkan negara-negara di dunia ini berlomba-lomba dalam memajukan teknologinya. Masalah atau isu Internasionalpun menjadi semakin luas cakupannya dengan terciptanya sistem globalisasi yang merupakan proses interaksi antar tiap aktor hubungan internasional dengan menghilangkan batas-batas negara.
Berbagai fasilitas yang diciptakan untuk memudahkan setiap kegiatan manusia banyak diciptakan. Alam sebagai penyedia sumber kehidupan diekplorasi sedemikian rupa untuk
pemenuhan kehidupan manusia. Sebuah ciptaan yang dapat menguntungkan bagi manusia tidak terlepas dari kekurangan yang dapat berdampak luas bahkan sampai seluruh entitas mahkluk hidup di dunia ini.
Dapat dilihat secara faktual dari banyaknya industri-industri yang berdiri, dari yang industri yang bersifat konvensional sampai industri yang bersifat rekayasa. Tidak bisa dipungkiri setiap kemajuan yang positif tentunya masih terdapat hal negatif yang sangat tidak bisa dielakkan begitu saja. Industri-industri yang berkembang sampai yang maju telah mengeksploitasi alam secara terus menerus, sehingga terkadang tidak memperhatikan lingkungan hidup sekitarnya. Bila hal ini tidak diperhatikan, maka akan terjadi ketidakseimbangan alam, yang mengakibatkan rendahnya kualitas hidup rnakhluk hidup sekitar wilayah tersebut. Kualitas hidup manusia tergantung dari kualitas lingkungan sekitar. Bila terjadi ketidakseimbangan alam penyebab berbagai bencana alam.
Isu lingkungan hidup adalah salah satu isu global yang saat ini mendapat tanggapan serius dari seluruh entitas masyarakat dunia. Berbagai prediksi yang dikeluarkan oleh para ilmuwan akan terjadi bila masalah ini tetap terabaikan, seperti perubahan suhu giobal, peningkatan kadar dan konsentrasi karbondioksida di atmosfer bumi, yang secara umum mengakibatkan terancamnya eksistensi manusia itu sendiri. Hal inilah yang menyebabkan adanya tanggapan positif dari masyarakat dunia.
Berbagai pertemuan diadakan untuk membahas masalah lingkungan hidup yang semakin hari semakin merosot kualitasnya. Diawali dengan diadakannya konferensi lingkungan hidup sedunia di Stockholm Swedia pada tahun 1972 sebagai konferensi pertama yang membahas masalah lingkungan hidup secara global telah melahirkan suatu badan yang menangani masalah lingkungan hidup yaitu UNEP (United Nations Environmental Programme). Melalui konferensi pertama ini pula lah isu lingkungan hidup diangkat sebagai isu global.

Sumber bacaan:
Murdiyarso, Daniel, Konvensi Perubahan Iklim, Penerbit Buku Kompas, Jakarta, 2003.

“Dunia Terancam Karena Pemanasan Global”, http://www.voanews.com/news.html., diakses pada 27 Agustus 2007.
“Kalangan Industri AS Dukung Protokol Kyoto”, http://www.bisnis.com, diakses pada 22 Februari 2007.







:::Email::: forumskripsi@gmail.com :::Yahoo id::: ForumSkripsi.com :::Contact Person::: diskusiskripsi